Friday, 12 October 2012

Perbedaan Jurnal Khusus (Special Journal) dan Jurnal Umum (General Journal)



Perbedaan
Jurnal Khusus
Jurnal Umum
Bentuk
Disesuaikan dengan kolom yang dibutuhkan dan didasrkan pada kelompok transaksi sejenis.
Jurnal umum terdiri atas kolom tanggal, keterangan, Ref, jumlah Debet dan Kredit.
Pencatatan
Transaksi-transaksi yang sejenis dicatat ke dalam jurnal khusus tertentu misalnya penjualan barang dagang (kredit) dicatat ke dalam jurnal penjualan.
Semua transaksi dicacat ke dalam jurnal umum secara kronologis
Pemindahan
Pemindahan jurnal khusus ke buku besar dilakukan secara periodic, biasanya setiap akhir bulan.
Pemindahbukuan jurnal umum ke buku besar dilakukan setiap kali terjadi transaksi
Penggunaan Jurnal Khusus
Digunakan pada perusahaan besar dan bila transaksi yang sejenis sudah sering terjadi secara berulang-ulang
Hanya pada perusahaan jasa dan dagang kecil yang transaksinya belum begitu banyak

Tuesday, 9 October 2012

Syarat Pembayaran



Syarat Pembayaran dalam transaksi perusahaan dagang
Dalam jual beli khususnya untuk pembayaran yang dilakukan secara kredit, syarat pembayaran diwaktu yang akan datang harus ditetapkan dengan jelas sehingga kedua belah pihak mengetahui beberapa jumlah yang harus dibayarkan dan kapan pembayaran harus dilakukan.

Syarat pembayaran berhubungan erat dengan pemberian potongan yang dapat dibedakan menjadi :

A. Potong Tunai
Potong Tunai (Cash discount) adalah potongan yang diberikan oleh penjual kepada pembeli sehubungan dengan pembayaran yang dilakukan memenuhi syarat potongan tunai yang telah ditetapkan. Sedangkan jangka waktu kredit adalah tenggang waktu yang diberikan oleh penjual kepada pembeli untuk melakukan pembayaran.
Potongan dan jangka waktu kredit harus dinyatakan dalam faktur, misalnya 2/10,n/30 artinya pmbeli akan menerima potongan 2% apabila pembayaran dilakukan paling lambat 10 hari stelah tanggal transaksi.
Sedangkan jangka waktu kredit nominal (n) yang diberikan adalah 30 hari.

Example :
Tanggal 4 Maret 2012, CV Percaya Diri menjual barang dagangan seharga Rp. 200.000,00 dengan syarat 2/10,n/30.
Hal ini berarti, CV Percaya Diri akan memberi potongan kepada pembeli sebesar Rp. 4.000,00 (2% x 200.000,00), jika pembayaran dilakukan paling lambat tanggal 14 maret 2012. selanjutnya dari tanggal tersebut pembeli tidak mendapat potongan dan harus membayar sesuai jumlah pembelinya sebesar Rp. 200.000,00 sampai tanggal 3 April.

B. Potongan Kuantitas
Potongan kualitas (Quantity discount) adalah potongan yang diberikan apabila jumlah barang yang dibeli memenuhi syarat dalam potongan kuantitas. Jadi dalam hal ini apabila semakin besar jumlah pembelian, semakin rendah harga satuanya.

Selain syarat diatas, masih ada kesepakatan pembeli dan penjual yang merupakan syarat pembayaran, yaitu End of Mount (EOM), yang dibedakan menjadi :

1. Syarat pembayaran EOM, artinya harga neto faktur harus dilunasi paling lambat pada akhir bulan penjualan. Dalam hal ini, pihak penjual tidak memberi potongan kepada pembeli.
Tanggal 5 April 2012 dilakukan pembelian barang dagangan seharga Rp. 100.000,00 dengan syarat EOM. Ini berarti, pembeli harus melunasi harga netto faktur paling lambat 30 april 2012, tanpa mendapat potongan.

2. Syarat pembayaran n/5, EOM, artinya harga netto faktur harus dilunasi paling lambat 5 hari setelah akhir bulan tanpa mendapat potongan.
Tanggal 11 mei 2012 dilakukan pembelian barang dagangan seharga Rp. 300.000,00 dengan syarat n/5, EOM. Ini berarti, pembeli harus melunasi harga faktur selambat-lambatnya tanggal 5 juni 2012 tanpa mendapat potongan.



Tuesday, 2 October 2012

Aku akan Kembali

Dear Diary, aku akan kembali.
Lelah aku ucap ribuan kata yang mungkin hanya dianggap bualan dan isapan jempol belaka,
Kini...aku goreskan lagi tinta2 ini untuk mewakili sebuah rasa.
.
.
.
.
***

Sunday, 23 September 2012

Masih Ingat dengan Debit dan Kredit?


Cara Mendebit dan Mengkredit
ð Karena adanya ketentuan debit dan kredit maka penambahan dan pengurangan yang terjadi dalam akun dapat dinyatakan dalam debit atau kredit suatu akun
ð Sisi debit tidak harus berarti adanya penambahan namun dapat pula berarti adanya pengurangan, demikian juga sebaliknya dengan sisi kredit bisa penambahan ataupun pengurangan tergantung akun apa yang terpengaruh. Dasar pemikiran yang dipakai adalah persamaan akuntansi yaitu aktiva sama dengan penambahan kewajiban dan ekuitas

AKUN
Debet
Kredit
Aktiva
+
-
Kewajiban
-
+
Ekuitas
-
+
Pendapatan
-
+
Beban
+
-
Prive
+
-